10 Tips Untuk Orangtua Tentang Media Sosial

0
196

Sudah tidak realistis saat ini bagi orang tua untuk berpikir bahwa mereka dapat melarang anak remaja mereka menggunakan media sosial yang bisa dibuka lewat smartphone mereka baik itu di rumah, di sekolah ataupun melalui smartphone teman mereka. Bahkan beberapa sekolah saat ini sudah ada yang menggunakan media sosial untuk berkomunikasi dengan siswa, seperti memberikan bantuan dalam pekerjaan rumah atau memberi kabar terbaru tentang kegiatan ekstrakurikuler.

Hal terbaik yang bisa dilakukan orang tua untuk anak remaja mereka berkaitan dengan media sosial adalah dengan mengajari mereka cara menggunakan media sosial secara bertanggung jawab dan mengenali kapan ada masalah atau bahkan bahaya.

Berikut ini adalah 10 tip untuk orangtua tentang media sosial yang dapat mereka teruskan kepada anak remaja mereka:

Tip 1. Tetapkan batas untuk berapa banyak waktu yang dihabiskan untuk online dan menggunakan media sosial

Sangat mudah bagi remaja untuk terjebak dalam berkomunikasi dengan teman mereka melalui media sosial, seringkali dengan mengorbankan hubungan yang lebih nyata. Berikan aturan untuk anak remaja Anda tentang kapan dan di mana waktu yang tidak sesuai, seperti saat di meja makan atau setelah waktunya untuk tidur.

Tip 2. Jangan pernah berbagi kata sandi dengan siapa pun, bahkan sahabat terbaik

Hubungan remaja tidak stabil dan teman terbaik anak remaja Anda hari ini mungkin adalah orang yang akan berbuat jahat kepadanya besok. Ketika mereka remaja Anda harus memberikan pemahaman betapa pentingnya menjaga kerahasiaan pribadi, hal ini untuk mengurangi konsekuensi dan efek negatif dari orang lain yang masuk ke akunnya dan memanipulasinya.

Tip 3. Jangan memasukkan informasi pribadi secara online atau membaginya dengan orang yang tidak Anda kenal

Remaja terkadang berlaku naif dan tidak sadar bahwa ada orang lain yang ingin memanfaatkannya atau memanipulasinya. Berikan pengertian kepada anak remaja Anda akan pentingnya untuk tidak pernah memberikan informasi identitas kepada orang asing, seperti nomor telepon, nomor rumah, kapan waktu keluarga untuk pergi berlibur dan banyak lagi.

Tip 4. Ajarkan anak remaja Anda bagaimana mengenali dan melaporkan pelecehan

Dari cyberbullies (penindasan dalam dunia maya) hingga predator, adanya internet membuat mudah untuk seseorang menimbulkan bahaya emosional bagi orang lain. Ajari remaja Anda akan apa yang dimaksud dengan penindasan maya dan garis besar apa yang harus mereka lakukan jika mereka melihatnya terjadi pada diri mereka sendiri atau orang lain.

Tip 5. Berkomunikasi tentang apa yang baik

Jelaskan tentang harapan Anda tentang bagaimana seharusnya mereka menggunakan media sosial. Misalnya, meskipun Anda mungkin merasa bahwa mengirim dan menerima foto eksplisit tidak akan pernah baik-baik saja dan remaja Anda mungkin akan mengerti, jika Anda memberi tahu secara verbal kepada remaja Anda, anak Anda mungkin tidak akan memiliki instruksi yang jelas tentang apa yang dapat dilakukan. Harapan tentang perilaku dan sikap yang sesuai harus dipahami dengan jelas oleh kedua orang tua dan remaja.

Tip 6. Teruslah membicarakan media sosial

Seiring anak remaja Anda mulai menggunakan media sosial, jangan berpikir bahwa Anda hanya perlu melakukan percakapan satu arah dan Anda merasa hal tersebut sudah cukup. Ketika Anda meminta anak remaja Anda untuk menunjukkan sesuatu yang baru di media sosial, atau mencari tahu apa yang mereka lakukan dalam dunia online, hal itu akan membuka dialog dengan anak remaja Anda dan akan menunjukkan bahwa Anda tertarik dengan kehidupan mereka dan ingin terlibat dalam dunia media sosial mereka. Carilah saat-saat yang tepat dalam mengajarkan mereka dibandingkan memberi ceramah kepada anak remaja Anda tentang apa yang dilakukan dan tidak boleh dilakukan.

Tip 7. Pelajari tentang keabadian media sosial

Anak remaja Anda mungkin tidak mengerti bahwa tulisan atau gambar yang dipasang di media sosial bersifat permanen. Berusahalah untuk mengajari mereka bahwa foto dan video yang mereka upload ke media sosial tidak pernah benar-benar hilang walaupun sudah dihapus dari media sosial mereka. Jika Anda bisa mengajari mereka untuk tidak pernah memposting sesuatu, mereka akan merasa malu nantinya, itu adalah pelajaran bagus untuk penggunaan media sosial yang bertanggung jawab.

Tip 8. Percepat pembelajaran tentang media sosial

Orangtua perlu dapat membedakan garis batas antara membiarkan anak remaja Anda memiliki ruang dengan memantau apa yang terjadi. Semakin Anda tahu bagaimana media sosial bekerja, semakin baik Anda bisa berkomunikasi dengan remaja Anda tentang peraturan dan aktivitas mereka. Meskipun Anda tidak berhubungan dengan semua teman anak Anda, Anda perlu terlibat cukup jauh untuk memastikan remaja Anda tidak akan mencoba sesuatu yang bodoh.

Tip 9. Rangkullah manfaat yang lebih besar

Ceramah tanpa akhir tentang bahaya media sosial dapat membuat anak remaja Anda untuk melupakan nasehat Anda. Luangkan waktu untuk saling menunjukkan hal-hal keren yang dapat dilakukan media sosial untuk Anda dan remaja Anda, mulai dari mendaftar sesuatu dengan tujuan yang mulia, menghubungi kerabat lewat media sosial atau bergabung dengan kelompok orang yang memiliki minat yang sama dengan remaja Anda. Media sosial adalah alat yang hebat yang anak remaja Anda anda yang mungkin tidak akan dapat terhindar darinya, jadi bantulah dia melihat manfaat media sosial daripada hanya melihat apa yang dilakukan teman mereka.

Tip 10. Manfaatkan kontrol keselamatan

Sebagian besar perangkat, dari komputer hingga ponsel cerdas, memiliki kontrol keamanan yang dapat Anda gunakan untuk memblokir materi dan situs yang tidak sesuai dengan usia anak Anda. Anda juga dapat mendownload aplikasi dan program untuk membatasi lebih jauh apa yang bisa diakses remaja Anda secara online. Menjaga penggunaan media sosial remaja Anda terfokus pada sesuatu yang aman dan menyenangkan akan meningkatkan pengalamannya dan melindungi mereka dari bahaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here