Berapa Banyak Vitamin C Yang Harus Dikonsumsi Saat Kehamilan?

0
258

Vitamin C adalah nutrisi yang larut dalam air yang tidak dapat disimpan oleh tubuh Anda. Karena itu, Anda memerlukan asupan Vitamin C setiap hari selama kehamilan Anda untuk memperbaiki pertumbuhan dan perkembangan janin. Selain itu, hal ini akan membantu Anda tetap sehat karena ini adalah teman terbaik sistem kekebalan tubuh. Jumlah vitamin C yang tepat akan aman untuk kehamilan yang sehat, namun sebaiknya anda tidak menkonsumsi dalam dosis yang berlebih. Tipsehatmu membantu Anda memahami mengapa vitamin C penting selama kehamilan, berapa banyak yang harus dikonsumsi, faktor risikonya, efek kekurangan vitamin C dan banyak lagi.

Berapa banyak Vitamin C yang anda butuhkan selama kehamilan?

Jumlah yang dianjurkan untuk dikonsumsi adalah 85 mg untuk wanita hamil berusia 19 tahun keatas dan 80 mg untuk wanita hamil yang berusia 18 tahun kebawah.

Sedangkan menurut Dewan Makanan dan Gizi AS dari Insititute of Medicine dan National Academy of Sciences Amerika, ambang batas maksimal yang dapat dikonsumsi adalah 2.000 m per hari untuk wanita berusia 19 tahun ke atas; dan 1.800mg untuk wanita dengan usia 18 tahun kebawah.

Kegunaan dan manfaat dari Vitamin C untuk Ibu hamil selama masa kehamilan?

Ketika masa kehamilan, mengkonsumsi Vitamin C dalam jumlah yang tepat sangat penting untuk tubuh. Hal ini sangat penting untuk beberapa hal berikut :

  • Kesehatan untuk Ibu hamil
  • Perkembangan janin
  • Mengurangi cacat pada Ibu hamil dan janin yang disebabkan oleh kosmetik.
  1. Kegunaan dari antioksidan yang terkandung dalam Vitamin C dapat memerangi infeksi dan melindungi tubuh dan racun dan kerusakan lainnya.
  2. Vitamin C membantu dalam perbaikan jaringan, penyembuhan luka, pertumbuhan dan perbaikan tulang serta untuk memiliki kulit yang sehat.
  3. Sangat diperlukan dalam membuat kolagen, protein struktural yang merupakan komponen tulang rawan, tulang, tendon dan kulit.
  4. Vitamin C akan membantu tubuh menyerap zat besi dari makanan (kebanyakan dari sumber sayuran). Zat Besi membuat kadar hemoglobin normal dan dapat melindungi Anda dari anemia. Makanan kaya zat besi beserta segelas jus jeruk sangat membantu dalam penyerapan mineral yang lebih baik.
  5. Vitamin C mencegah gusi berdarah, sehingga mengurangi perdarahan subkutan.
  6. Vitamin C membantu Anda mengatasi varises karena menahan penumpukan kolesterol dan menghilangkan zat beracun.
  7. Asam askorbat membantu perkembangan janin dengan baik. Vitamin Ini membantu dalam pembentukan jaringan bayi, memperkuat pembuluh darah plasenta, sehingga memberikan lebih banyak oksigen ke janin, dan menurunkan risiko abrupsio plasenta.
  8. Vitamin Ini juga merupakan obat yang sangat baik untuk sembelit dan berguna dalam membantu buang air besar menjadi lebih mudah.
  9. Vitamin C juga dapat  meningkatkan elastisitas kulit, oleh karena itu vitamin ini dapat mengurangi stretch mark, dan stretch mark akan segera menghilang setelah masa kehamilan.
  10. Menurut buku 100 Best Foods For Pregnancy, vitamin C juga memiliki manfaat untuk perkembangan kuku dan rambut ibu dan janin.

Sumber makanan yang banyak mengandung Vitamin C

Sumber makanan yang paling banyak mengandung vitamin C adalah Buah Jeruk, namun sayuran berdaun hijau dan beberapa buah dan sayuran mengandung vitamin ini. Sumber Makanan yang masih segar adalah sumber terbaik karena panas bisa menghancurkan vitamin. Sereal dan jus juga diperkaya dengan vitamin ini.

Makanan yang mengandung Vitamin C dapat dibagi dalam beberapa kategori berikut :

Buah – buahan : Buah yang mengandung Vitamin C bisa ditemukan pada buah jeruk, lemon, dan jeruk keprok serta apel, aprikot, kesemek, buah persik dan jenis buah beri seperti stroberi. Mereka bisa dikonsumsi dalam bentuk buah segar atau bisa juga dalam bentuk jus.

Sayuran : Tomat, umbi bit, lada, wortel, kentang segar adalah sumber yang baik. Kubis, terutama dalam bentuk fermentasi, adalah sumber vitamin C yang tinggi.

Daun hijau : Parsley dan sorrel adalah sumber yang sangat baik.

Sumber hewan : Daging dan ikan memiliki cukup banyak asam askorbat untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari Anda.

Efek kekurangan Vitamin C selama masa kehamilan

Kekurangan vitamin C akan menyebabkan komplikasi utama pada ibu dan bayi.

  1. Kekurangan vitamin C mencegah otak janin untuk berkembang secara optimal. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas Kopenhagen, wanita hamil harus memastikan mengkonsumsi vitamin C dalam makanan mereka sejak awal kehamilan karena jika wanita hamil baru mulai mengkonsumsi Vitamin C setelah terjadinya kerusakan pada otak bayi hal ini tidak akan membantu. Penelitian tersebut menemukan bahwa kerusakan otak janin bisa terjadi sangat dini pada kehamilan.
  2. Ini juga akan menyebabkan gusi berdarah, yang mengganggu pembuluh darah kapiler (pembuluh darah kecil) di bawah kulit. Jika kondisi ini berlanjut, bisa menyebabkan penyakit kudis.
  3. Kekurangan vitamin C juga bisa menyebabkan kulit kasar dan kering, dan memperlambat penyembuhan luka, memar dan rambut rapuh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here