7 Gejala Awal Penyakit Diabetes Mellitus Yang Perlu Anda Ketahui

0
171

Salah satu penyebab kematian terbesar di negara dengan tingkat penghasilan menengah adalah Diabetes Mellitus (Kencing Manis). Penyakit ini merupakan penyakit metabolisme yang dapat terjadi pada siapa saja. Ada 300an juta orang yang mengidap penyakit diabetes di seluruh dunia. Dari tahun ke tahun penyakit ini semakin meningkat bahkan sampai dua kali lipat selama periode 2005 – 2030.

Diabetes mellitus adalah penyakit yang disebabkan oleh kelebihan glukosa (gula) dalam aliran darah. Pada dasarnya ada dua jenis diabetes, yang disebut diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2:

Diabetes tipe 1 adalah penyakit kronis yang terjadi ketika pankreas memproduksi insulin sedikit atau tidak sama sekali. Insulin adalah hormon yang membantu tubuh menyerap dan menggunakan glukosa dari makanan yang kita konsumsi. Tanpa insulin, kadar glukosa menjadi lebih tinggi dari biasanya.

Diabetes tipe 2 adalah penyakit kronis yang terjadi dengan kombinasi produksi insulin tidak mencukupi dan daya tahan tubuh dengannya. Dengan kata lain, pasien memproduksi lebih sedikit insulin daripada yang seharusnya dan insulin bekerja dengan buruk. Diabetes tipe 2 berhubungan erat dengan gaya hidup tak berpindah-pindah dan kelebihan berat badan.

Ada beberapa tanda atau gejala yang perlu kita curigai saat tubuh Anda menderita diabetes mellitus. Inilah tujuh gejala awal yang ditimbulkan oleh tingginya kadar glukosa (gula) dalam darah. Perlu dicatat bahwa gejala yang dijelaskan di bawah ini diamati pada individu dengan tingkat dekompensasi akut diabetes, yaitu ketika glikemia sangat tinggi, lebih tinggi dari 250 mg/dl secara permanen.

1. Frekuensi Kencing yang lebih dari biasanya 

Inilah salah satu gejala diabetes yang paling khas. Hal itu terjadi karena ginjal mencoba cepat membuang kelebihan glukosa dalam darah melalui urine. Anda merasa ingin sering buang air kecil dan dalam jumlah banyak.

2. Memiliki rasa haus yang berlebihan

Hilangnya cairan akibat meningkatnya frekuensi buang air kecil, orang yang menderita diabetes mellitus tersebut merasa haus yang berlebihan yaitu mekanisme pertahanan utama tubuh untuk melawan dehidrasi.

3. Merasa lapar berlebihan

Karena kekurangan insulin, tubuh tidak bisa memanfaatkan gula yang terakumulasi dalam darah, dimana sel dijadikan energi. Kemudian, otak mengirimkan sinyal ke tubuh untuk makan lebih banyak dan dengan demikian mengkompensasi kekurangan energi. Dengan cara ini orang merasa sangat lapar, makan lebih banyak tetapi tidak dapat mengimbangi kekurangan atau ketidakefektifan insulin.

4. Kehilangan berat badan tanpa alasan yang jelas

Penurunan berat badan adalah gejala yang sangat umum pada diabetes tipe 1. Bisa juga terjadi pada diabetes tipe 2, namun tidak sesering penderita diabetes tipe 1. Makan dengan porsi yang lebih dari biasanya tidak mencegah penurunan berat badan yang mungkin terjadi pada orang dewasa yang memiliki gejala diabetes.

Insulin merupakan hormon yang bertanggung jawab atas penyimpanan lemak dan sintesis protein dalam tubuh. Seperti pada diabetes tipe 1 ketika tidak ada insulin, pasien berhenti menyimpan lemak dan memproduksi otot. Selain itu, karena tidak adanya glukosa yang diperlukan untuk menghasilkan energi, sel akhirnya menghasilkannya dari penguraian protein dan cadangan lemak tubuh. Karena itu, tubuh tanpa insulin tidak menghasilkan otot atau lemak dan masih perlu mengkonsumsi cadangan yang ada.

Baca Juga : “Obat Herbal dan Alami Untuk Mengatasi Penyakit Diabetes

Pada diabetes tipe 2 ada insulin yang beredar, namun efek adanya insulin kurang terasa. Selain itu, pada tipe 2, resistensi terhadap aksi insulin perlahan terbentuk selama bertahun-tahun, berlawanan dengan diabetes tipe 1, yang menghentikan produksi insulin dengan relatif cepat. Sebenarnya diabetes tipe 2 dikaitkan dengan kelebihan berat badan, yang merupakan penyebab utama resistensi insulin.

5. Gampang merasa capek dan mengantuk di siang hari

Ini adalah sinyal umum untuk semua jenis diabetes. Penurunan berat badan dan cairan diwujudkan oleh seorang penderita diabetes melalui perasaan kelelahan. Tubuh melakukan tugas tambahan untuk mengelola kelebihan glukosa, yang mempengaruhi kelelahan, menimbulkan rasa kantuk dan bahkan mudah tersinggung. Perlu diingat bahwa glukosa merupakan sumber energi utama dalam sel; yang merupakan bahan bakar organisme kita.

6. Penglihatan kabur

Tingginya kadar gula darah juga menyebabkan ketajaman visual menurun, radang lensa, mata mengubah bentuk dan kelenturannya, mengurangi kemampuan untuk fokus, hal ini membuat penglihatan kabur dan jika penyakit ini diderita dalam waktu bertahun-tahun dan kontrol yang buruk terhadap penyakit ini akan dapat mempengaruhi retina, hal ini dapat menyebabkan kebutaan atau dalam beberapa kasus mengakibatkan kerusakan permanen pada penglihatan.

7. Sakit perut, muntah atau mual

Gejala ini adalah bagian dari ketoasidosis, suatu kondisi yang muncul saat tubuh mencari sumber energi lain dalam protein dan lemak karena tidak ada cukup glukosa dalam tubuh. Lemak dipecah menjadi asam yang disebut keton, yang dalam jumlah banyak sangat beracun, terakumulasi dalam darah dan keluar dalam air kencing. Pada penderita diabetes tipe 1 yang belum mendapat diagnosa, ini adalah sinyal peringatan.

7 hal tersebut merupakan gejala awal dari penderita penyakit diabetes, jika Anda merasakan beberapa hal yang telah disebutkan diatas akan lebih baik jika Anda memeriksakan langsung ke dokter.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here