Infertilitas Pada Wanita – 5 Penyebab & 5 Gejala Yang Harus Anda Sadari

0
234

Infertilitas sangat kejam, menghancurkan, dan tak kenal ampun! Hal ini dapat membuat wanita merasa kurang lengkap dalam kodratnya menjadi seorang wanita yaitu memiliki anak. Infertilitas dapat mengambil alih hidup Anda dan membuat Anda tak dapat bertahan dengan Infertilitas yang Anda alami.

Sayangnya, kebanyakan wanita masih terstigma dengan infertilitas, meskipun saat ini sudah cukup umum. Dan yang lebih mengejutkan lagi, ketika beberapa orang menderita ketidaksuburan, wanitalah yang menanggung sebagian besar kesalahannya.

Apakah Anda menderita ketidaksuburan dan mencoba keluar dari masalah tersebut? Atau apakah Anda sedang menginginkan kehadiran seorang bayi dalam kehidupan Anda dan ingin mengerti apa itu ketidaksuburan? Jika Anda mengangguk dengan sebuah perasaan cemas, Mari kita coba tangani Anda. Baca lebih lanjut artikel kami di bawah ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang ketidaksuburan pada wanita.

Infertilitas berarti ketidakmampuan untuk hamil bahkan setelah berhubungan seks meskipun tanpa kondom dan dalam frekuensi yang sering. Hampir 85 dari 100 pasangan yang mencoba untuk hamil akan terus melakukannya dalam waktu satu tahun untuk mencoba. Dan berdasarkan penelitian sisa 15 pasangan adalah yang termasuk dalam kategori infertilitas.

Gejala Dari Infertilitas Pada Wanita:

Ketika Anda mengalami infertilitas, gejala yang paling menonjol adalah ketidakmampuan untuk hamil! Ada beberapa gejala infertilitas wanita yang mengisyaratkan adanya masalah pada sistem reproduksi Anda sebelum Anda mulai mencoba membuat bayi. Berikut adalah beberapa di antaranya:

  • Periode menstruasi yang abnormal adalah indikator bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan kesehatan reproduksi Anda. Hati-hati dengan pendarahan yang lebih atau kurang dari rata-rata.
  • Periode menstruasi yang tidak teratur juga merupakan gejala ketidaksuburan pada wanita. Nah, bagaimanakah periode yang tidak beraturan tersebut? Yaitu jika terdapat hari di antara dua siklus bervariasi secara drastis, periode Anda bisa dianggap tidak teratur.
  • Beberapa wanita bahkan kehilanganan periode menstruasi. Bahkan ada beberapa wanita yang mengalami penghentian tiba-tiba pada periode menstruasi mereka. Jika Anda mengalami salah satu dari keduanya, Anda perlu menemui dokter.
  • Jika periode menstruasi bulanan Anda menyakitkan, atau Anda menderita sakit punggung atau panggul, Anda mungkin memiliki beberapa kondisi mendasar yang dapat menyebabkan kemandulan.
  • Ketidakseimbangan hormonal adalah penyebab umum infertilitas pada wanita. Beberapa gejala yang bisa menandakan masalah hormonal di tubuh Anda meliputi adanya jerawat, perubahan gairah seks, pertumbuhan rambut pada tubuh yang berlebihan, kehilangan rambut, dan kenaikan berat badan yang tidak diinginkan.

Penyebab Infertilitas pada Wanita:

Ada berbagai penyebab seorang wanita mungkin mengalami infertilitas. Berikut adalah beberapa penyebab utama infertilitas wanita:

1. Penyebab Terkait Ovulasi:

Setiap bulan, ovarium Anda melepaskan sel telur, yang merupakan prasyarat untuk hamil. Tapi terkadang, proses ovulasi Anda macet dan menyebabkan kemandulan. Sebenarnya, 25 dari 100 kasus ketidaksuburan pada wanita disebabkan oleh gangguan ovulasi!

Inilah masalah ovulasi utama yang bisa ditemui seorang wanita:

  • Polycystic Ovary Syndrome (PCOS):

Apakah Anda menderita periode tidak teratur? Anda mungkin memiliki PCOS! Beberapa wanita dengan gangguan ini sering mengalami kesulitan untuk hamil. PCOS menyebabkan ketidakseimbangan hormon dalam tubuh akibat perubahan kelenjar pituitari dan ovarium. PCOS juga menyebabkan masalah ovulasi. Beberapa gejala PCOS meliputi resistensi insulin, penambahan berat badan, pertumbuhan rambut yang berlebihan pada tubuh, dan jerawat.

  • Disfungsi Hipotalamus:

Kelenjar pituitari memainkan peranan penting dalam kesuburan wanita. Kelenjar ini menghasilkan hormon tertentu yang merangsang ovulasi setiap bulannya. Tapi terkadang, hormon tersebut kehilangan ritme dan berperilaku tak menentu. Beberapa alasan disfungsi hipotalamus adalah stres yang berlebihan – baik mental dan fisik, obesitas, berat badan rendah, dll.

  • Insufisiensi Ovarium Prematur (Prematur Ovarian Insufficiency (POI):

Apa yang terjadi bila tubuh menganggap dirinya musuhnya? Maka akan berakhir dengan masalah seperti insufisiensi ovarium prematur. Wanita yang menderita masalah ini kehilangan kemampuan untuk memproduksi telur dan estrogen bahkan sebelum mencapai usia 40. POI adalah masalah autoimun dimana tubuh Anda menyerang jaringan ovarium. Bisa jadi karena genetika. Jika Anda menjalani kemoterapi, Anda memiliki kesempatan tinggi untuk mengalami POI juga.

  • Hiperprolaktinemia:

Terkadang, tubuh Anda menghasilkan sedikit prolaktin. Kelebihan hormon prolaktin bisa mengurangi estrogen dalam tubuh dan menyebabkan kemandulan. Ini adalah masalah kelenjar pituitari yang langka terjadi, tapi itu memang bisa terjadi! Terkadang, beberapa obat juga bisa menyebabkan kelebihan prolaktin dalam tubuh.

2. Tubal Infertilitas:

Penyebab paling umum kedua dari infertilitas pada wanita adalah tuba falopi yang rusak. Apa yang terjadi ketika tuba falopi Anda tidak bekerja seperti seharusnya? Nah, tanpa tabung yang berfungsi dengan baik, tidak ada jalan bagi sperma untuk menuju ke telur. Dan bahkan jika sperma berhasil sampai ke sel telur dan menyuburkannya, tabung yang tersumbat bisa mencegahnya mencapai rahim!

Berikut adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan kerusakan tuba fallopi atau penyumbatan:

  • Penyakit Peradangan Pelvis / Pelvic Inflammatory Disease (PID):

PID adalah penyakit menular seksual yang sangat umum namun sering tidak terdiagnosis di kalangan wanita. Penyakit ini dapat mempengaruhi rahim dan juga saluran tuba. Jika Anda pernah menderita PMS, Anda juga dapat terkena penyakit yang menyakitkan ini dan juga menderita ketidaksuburan.

  • Kehamilan ektopik:

Kehamilan ektopik adalah fenomena yang memilukan dimana Anda merasa bahwa Anda hamil, namun ternyata tidak! Kehamilan ektopik terjadi saat telur yang dibuahi menanamkan dirinya di tuba falopi. Satu-satunya solusi untuk masalah ini adalah operasi, yang dapat merusak tabung dan menyebabkan infertilitas di masa depan.

  • Tuberkulosis panggul:

Sebagian besar dari kita mengasosiasikan tuberkulosis dengan paru-paru. Tapi faktanya, TB bisa memengaruhi bagian tubuh manapun, termasuk panggul! Tuberkulosis panggul adalah penyebab utama infertilitas pada wanita.

3. Endometriosis:

Apakah Anda menderita periode menstruasi yang sangat menyakitkan? Anda mungkin memiliki endometriosis (populer disebut Endo). Endo adalah penyebab umum infertilitas dan terjadi ketika jaringan rahim menemukan tempat lain sebagai rumahnya. Jaringan endometrium ini bisa menghalangi sperma untuk menemui sel telur dan menyebabkan infertilitas. Terkadang, Endo juga bisa merusak lapisan rahim dan mencegah implantasi sel telur yang telah dibuahi. Beberapa penyebab endometriosis meliputi:

  • Mundurnya Masa Menstruasi / Retrograde Menstruation:

Penyebab endometriosis yang paling umum, mundurnya masa menstruasi menyebabkan darah menstruasi bersama dengan sel endometrium, mengalir kembali melalui tuba falopi ke rongga panggul dan bukan keluar tubuh. Sel endometrium ini kemudian menempel pada dinding pelvis dan permukaan organ panggul, yang menyebabkan endometriosis.

  • Pertumbuhan Sel Embrio / Embryonic Cell Growth:

Sel embrionik adalah sumber sel yang melapisi rongga perut dan panggul. Terkadang, sebagian lapisan perut berubah menjadi jaringan endometrium, yang menyebabkan endometriosis.

  • Implantasi Bekas Luka Bedah / Surgical Scar Implantation:

Endometriosis seringnya merupakan penyebab paling umum dari infertilitas sekunder pada wanita (ketidakmampuan untuk hamil setelah mengalami kehamilan pertama yang sukses). Jika Anda menjalani operasi caesar saat kehamilan terakhir, Anda bisa kemungkinan terkena Endo. Operasi seperti Caesar dapat menyebabkan sel endometrium menempel pada sayatan bedah, yang menyebabkan endometriosis.

  • Perpindahan sel endometrium / Endometrial Cells Transport:

Penyebab lain endometriosis adalah perpindahan sel endometrium. Bila pembuluh darah atau sistem limfatik mengangkut sel endometrium ke bagian tubuh lainnya, hal itu juga bisa menyebabkan Endo.

  • Gangguan sistem kekebalan / Immune System Disorder:

Sistem kekebalan yang tidak patuh juga bisa menyebabkan endometriosis. Terkadang, masalah dengan sistem kekebalan tubuh dapat menyebabkannya menyerang jaringan endometrium yang tumbuh di luar rahim, yang akhirnya dapat menyebabkan endometriosis.

4. Kelainan Rahim atau Serviks:

Ada beberapa kelainan rahim atau serviks yang bisa menyebabkan infertilitas. Beberapa penyebab utamanya meliputi:

  • Fibroid atau Miom:

Adalah umum bagi wanita untuk mengembangkan fibroid atau miom di dalam rahim. Tapi terkadang, pertumbuhan ini bisa menyebabkan infertilitas dengan menghalangi tuba falopi dan mencegah implantasi.

  • Jaringan parut:

Jaringan parut atau pembengkakan rahim akibat endometriosis juga bisa menyebabkan infertilitas.

  • Kelainan Rahim / Uterine:

Berdasarkan penelitian, ada seorang wanita terlahir dengan kelainan rahim yang bisa menyebabkan infertilitas. Beberapa wanita bahkan lahir tanpa rahim!

  • Stenosis serviks:

Beberapa wanita memiliki serviks yang sempit, yang juga bisa membuat kehamilan menjadi sulit. Penyempitan serviks seringkali merupakan kelainan bawaan. Tapi terkadang juga bisa juga karena trauma pada leher rahim.

  • Lendir Serviks dengan Kualitas Rendah:

Lendir serviks berperan penting dalam kesuburan. Jadi, bila lendir serviks yang diproduksi tubuh tidak dalam kondisi yang baik, maka bisa juga menjadi penyebab ketidaksuburan. Lendir berkualitas rendah bisa menyulitkan sperma untuk melakukan perjalanan ke serviks dan mencapai sel telur.

5. Infertilitas yang tidak dapat dijelaskan:

Salah satu aspek infertilitas yang paling memilukan adalah infertilitas yang tidak dapat dijelaskan. Terkadang, dokter tidak dapat mendiagnosa penyebab infertilitas. Beberapa ahli percaya bahwa infertilitas yang tidak dapat dijelaskan mungkin merupakan puncak dari faktor yang dapat mempengaruhi kedua pasangan suami istri. Tapi itu hanya sebuah hasil dari hipotesis. Kabar baiknya adalah bahwa sebagian besar kasus infertilitas yang tidak dapat dijelaskan dapat terselesaikan sendirinya seiringan dengan berjalannya waktu.

Beberapa Faktor Lain Yang Dapat Menyebabkan Infertilitas:

Terlepas dari penyakit dan gangguan yang disebutkan di atas, ada faktor lain yang juga bisa menyebabkan infertilitas. Ingatlah beberapa hal-hal ini jika Anda memulai untuk mencoba  hamil.

1. Usia:

Mungkin tidak mungkin untuk mengatakannya, tapi memang benar. Sebagian wanita yang sudah cukup usia, kualitas dan kuantitas telurnya menurun. Penurunan ini dimulai dari pertengahan usia 30an dan bisa membuat kehamilan menjadi impian yang sulit untuk dicapai.

2. Merokok:

Apakah Anda seorang perokok? Hal itu bisa menjadi alasan utama ketidakmampuan Anda untuk hamil! Wanita yang merokok bisa merusak sistem reproduksi mereka. Bukan hanya itu, merokok juga meningkatkan risiko keguguran dan kehamilan ektopik. Merokok juga dikatakan bisa mengurangi kualitas dan kuantitas telur Anda.

3. Berat:

Jika Anda terlalu gemuk atau sangat kurus, kemungkinan Anda hamil tanpa terlalu banyak kesulitan bisa turun drastis. Seorang wanita dengan berat badan yang ideal lebih cenderung memiliki sistem reproduksi yang sehat.

4. Riwayat Seksual:

Wanita yang mengalami penyakit menular seksual juga bisa mengalami kerusakan pada tuba falopi. Riwayat seksual tentang hubungan seks tanpa kondom dengan banyak pasangan dapat menyebabkan PMS dan ketidaksuburan dalam jangka panjang.

5. Alkohol:

Selain dilarang untuk mengkonsumsi alkohol dalam agama Islam, ternyata peminum alkohol dalam jumlah yang berlebihan bisa menyebabkan masalah ovulasi sekaligus endometriosis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here