Inilah Petunjuk Nutrisi Kehamilan Yang Wajib Kamu Ketahui

0
127

“Makan untuk dua orang” selama kehamilan tidak berarti Anda harus memakan donat dan kentang goreng sekaligus. Ini berarti apa yang Anda makan mempengaruhi kesehatan Anda dan bayi Anda. Mengatur nutrisi yang tepat selama kehamilan dapat membantu Anda tetap berenergi melalui tiga trimester, dan akan membuat bayi Anda berkembang dan tumbuh dengan sempurna dengan kombinasi vitamin, mineral, dan protein. Makan sesekali makanan cepat saji sekarang dan kemudian tidak akan membahayakan Anda dan bayi Anda, tapi Anda tidak ingin mendapatkan semua kalori harian Anda dari makanan tinggi lemak dan rendah nutrisi bukan?

Apa Yang Harus Anda Makan:

Buah dan sayuran: Saat memikirkan makanan dan snack ringan Anda, pikirkanlah sesuatu yang segar dan berwarna. Coba jelajahi toko bahan makanan di dekat rumah Anda untuk mendapatkan inspirasi. Buah dan sayuran segar mengandung asam amino, mineral, vitamin, serat, dan enzim untuk membantu menjaga sistem pencernaan Anda berjalan dengan lancar. Cobalah membuat bubur (smoothie) buah segar di pagi hari untuk sarapan pagi, atau isi piring Anda dengan sayuran berwarna-warni untuk dipanggang bersamaan dengan salad favorit Anda sebagai camilan sore.

Kacang-kacangan dan biji-bijian: Lemak sehat dan protein dapat membuat otak Anda tetap tajam dan membantu otak dan perkembangan bayi Anda berkembang. Mengkonsumsi kacang dan biji setiap hari dapat memberi tubuh Anda asupan vitamin E dan asam lemak omega yang cukup. Taburkan biji rami atau kacang kenari yang sudah dicincang di atas oatmeal atau yogurt Anda untuk mengubahnya menjadi bahan bakar yang kuat untuk tubuh Anda. Cobalah membuat granola bar Anda sendiri dengan menggunakan berbagai macam kacang, biji-bijian, gandum, dan buah kering.

Protein Tanpa Lemak: Protein membantu membangun otot dan membuat Anda kuat selama kehamilan, tapi Anda mungkin tidak ingin makan banyak protein berlemak yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang tidak perlu. Beralihlah ke protein tanpa lemak seperti dada kalkun, yogurt rendah lemak, dan potongan daging merah tanpa lemak seperti filet mignon atau tenderloin.

Gandum: Gandum mengandung banyak serat yang bisa membantu pencernaan. Mengkonsumsi lebih banyak gandum akan memberi Anda energi dan membantu tubuh Anda untuk mengoptimalkan dalam menyerap nutrisi dan asam amino. Coba juga memakannya dengan campuran oatmeal, beras merah, dan quinoa.

Vitamin prenatal: Pastikan mengkonsumsi vitamin prenatal berkualitas tinggi setiap hari. Jika Anda memiliki kehamilan berisiko tinggi, bicarakan dengan dokter OB/GYN atau bidan Anda tentang vitamin prenatal yang bisa mereka rekomendasikan untuk Anda konsumsi dan apakah Anda harus mengkonsumsi suplemen tambahan.

Baca Juga : “4 Manfaat Menakjubkan Madu Untuk Wanita Hamil

Apa yang harus dihindari

Menurut Universitas Nebraska, menghindari makanan yang salah bisa membantu Anda sama seperti mengonsumsi makanan yang tepat.

Makanan olahan: Makanan olahan mengandung gula halus, perasa buatan, lemak terhidrogenasi, dan sejumlah besar garam yang akan membuat tubuh hamil Anda merasakan mual, kembung, dan kehabisan tenaga. Garam dapat mendorong perkembangan gestational diabetes dan pre-eclampsia. Singkirkan produk olahan daging yang mengandung kadar nitrat tinggi, seperti hot dog dan bologna.

Ikan, makanan laut, dan daging mentah: Sebagian besar ikan mengandung beberapa jenis metil merkuri, yang dapat merusak sistem saraf dan otak bayi Anda. Biasanya paling baik menghindari makan ikan selama kehamilan Anda. Jika Anda makan ikan, tetap berpegang pada varietas yang mengandung kadar merkuri terendah, seperti ikan sarden dan salmon, dan pastikan sudah matang. Daging mentah dan makanan laut bisa mengandung bakteri seperti Listeria yang bisa menyebabkan cacat lahir, keguguran, dan kematian saat baru lahir. Hindari semua jenis sushi mentah, steak daging mentah (steak tar tar) atau daging yang kurang matang atau seafood.

Keju lunak dan susu mentah: Susu yang tidak dipasteurisasi bisa mengandung bakteri seperti Listeria yang bisa menyebabkan keguguran dan kematian saat lahir. Susu mentah dan keju lunak tidak melalui proses pasteurisasi, yang seharusnya proses tersebut dapat membunuh bakteri berbahaya. Hindari keju lunak, seperti brie atau cream cheese, dan pilih keju yang keras, seperti parmesan dan cheddar, untuk dinikmati bersama makanan Anda.

Minuman berkafein: Dokter tidak akan menyarankan anda untuk banyak minuman berkafein. Terlalu banyak kafein dapat meningkatkan risiko keguguran atau berat lahir yang rendah untuk bayi Anda, banyak dokter yang setuju bahwa mengkonsumsi minuman berkafein dalam tingkatan kecil, seperti kopi dan teh hitam, tidak akan membuat bayi Anda yang sedang tumbuh akan sakit selama Anda membatasi asupan kafein Anda hanya 200 mg sehari. Sebagian besar menyarankan untuk tetap meminum minuman yang bebas kafein seperti teh herbal, jus, susu, dan kopi tanpa kafein. Minuman tersebut akan menjaga bayi Anda selamat dari overstimulasi.

Alkohol: Periset di Arizona State University mencatat bahwa alkohol dapat lebih berbahaya bagi bayi selama tahap awal perkembangan dan bahwa minum alkohol dengan kandungan alkohol ayng tinggi dapat menyebabkan kerusakan ireversibel termasuk cacat lahir, berat bayi dengan berat yang rendah, dan Sindrom Alkohol Janin.

Waktu adalah segalanya

Sepanjang kehamilan Anda, morning sickness dan maag dapat membuat Anda merasa sengsara dan mempengaruhi kebiasaan makan Anda. Untungnya, makan makanan dan makanan ringan ldengan frekuensi yang ebih sering bisa membantu menjaga kesengsaraan pada perut Anda. Daripada makan tiga kali makan besar per harinya, cobalah makan enam sampai delapan camilan setiap hari. Hal ini bertujuan untuk makan sesuatu setiap empat jam sepanjang hari.

Baca Juga : “10 Tips untuk Kehamilan Yang Sehat dan Bahagia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here